Show simple item record

dc.contributor.advisorRizal, Syamsul
dc.contributor.advisorSyahriah, Rabiatul
dc.contributor.authorFawzi, Rendy Maulana
dc.date.accessioned2018-09-20T04:58:07Z
dc.date.available2018-09-20T04:58:07Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6645
dc.description100200359en_US
dc.description.abstractPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam hal komunikasi maupun transportasi, menyebabkan masyarakat sering berpergian dari kota satu kekota yang lain bahkan berpergian antar negara untuk sekedar berwisata ataupun untuk melakukan kegiatan bisnis dan memerlukan hotel sebagai tempat singgah untuk beristirahat melepas lelah ataupun sekedar makan dan minum. Ketatnya persaingan di bidang usaha jasa perhotelan membuat setiap pengelola hotel berupaya memberikan rasa aman dan nyaman sebaik-baiknya bagi para konsumennya. Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan yang diangkat adalah bagaimana hak dan kewajiban para pihak dalam sewa menyewa kamar di hotel Ahmad Tahir Medan, bagaimana pengaturan tanggung jawab pengusaha hotel terhadap hilangnya barang milik penyewa kamar di hotel Ahmad Tahir Medan, bagaimana pelaksanaan tanggung jawab pengusaha hotel terhadap hilangnya barang milik penyewa kamar di hotel Ahmad Tahir Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang mengacu kepada norma-norma dan asas-asas hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan khususnya yang terdapat di dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan dan Bahan hukum primer, bahan hukum sekunder serta bahan hukum tertier atau bahan hukum penunjang. Hak dan kewajiban yang timbul dalam sewa-menyewa di hotel tersebut merupakan hak dan kewajiban sebagaimana yang diatur didalam peraturan perundang-undangan serta peraturan tambahan yang diterapkan dalam sewa-menyewa kamar di Hotel Ahmad Tahir Medan. Tanggung jawab pihak hotel terhadap barang milik penyewa hotel didasarkan atas keputusan bersama yang dituangkan dalam klausul perjanjian, meskipun dalam klausul tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku sesuai dengan Pasal 1545 KUHPerdata yang tegas menyatakan bentuk tanggung jawab masing-masing pihak. Tanggung jawab terhadap kerusakan dan kehilangan barang yang dialami oleh pihak tamu hotel, bukan semata-mata sepenuhnya tanggung jawab pihak hotel, apabila kerusakan atau kehilangan yang dialami oleh tamu disebabkan karena adanya kelalaian dari pihak hotel, maka itu merupakan tanggung jawab pihak hotel, dan sebaliknya apabila kerusakan dan kehilangan yang dialami karena kelalaian dari pihak tamu maka bukan merupakan tanggung jawab pihak hotel melainkan pihak tamu sendiri.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectTanggung Jawaben_US
dc.subjectHotelen_US
dc.subjectPenyewa Kamaren_US
dc.titleAnalisis TanggungJawab Pengusaha Hotel Terhadap Hilangnya Barang Milik Penyewa Kamar (Studi pada Hotel Ahmad Tahir Medan)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record