Show simple item record

dc.contributor.advisorKamello, Tan
dc.contributor.advisorSembiring, Zulkifli
dc.contributor.authorDewina, Iin Septy Rosma
dc.date.accessioned2018-09-25T02:20:09Z
dc.date.available2018-09-25T02:20:09Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6747
dc.description140200173en_US
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan berupa apa makna perlindungan hukum dalam perjanjian utang piutang, mengapa debitur tidak memenuhi hak kreditur dan bagaimana penerapan putusan hakim dalam perjanjian utang piutang yang dilakukan secara lisan dalam Putusan Nomor: 03/Pdt.G/2010/PN.SKY. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis normatif menggunakan bahan kepustakaan penelitian. Tahapan penelitian menggunakan penelitian kepustakaan: bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier untuk melengkapi data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan data kepustakaan yang menganalisa secara sistematis buku-buku, peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum dalam perjanjian utang piutang ialah upaya hukum yang harus diberikan oleh aparat penegak hukum untuk memberikan rasa aman, baik secara pikiran maupun fisik dari gangguan dan berbagai ancaman dari pihak manapun. Tidak dipenuhinya hak kreditur oleh debitur dalam perjanjian utang piutang dikarenakan debitur tidak mengakui bahwa dirinya memiliki utang terhadap kreditur. Namun, berdasarkan pertimbangan dan fakta yang ada Hakim menyatakan bahwa debitur selaku Tergugat adalah sebagai pihak yang telah berutang kepada kreditur selaku Penggugat dikarenakan Penggugat telah menggugat Tergugat sebagai pihak yang telah meminjamkan uang kepada Tergugat. Penerapan putusan Hakim dalam perjanjian utang piutang secara lisan adalah berdasarkan fakta yang ada di dalam persidangan dan pertimbangan-pertimbangan hukum, yang mana Hakim menyatakan bahwa adanya utang piutang antara Penggugat dan Tergugat. Kemudian Hakim memberikan putusan bahwa Tergugat dinyatakan telah melakukan wanprestasi karena Tergugat tidak memenuhi kewajiban seperti yang diperjanjikan dan dihukum untuk membayar utang kepada Penggugat sebesar Rp. 176.000.000,- (seratus tujuh puluh enam juta rupiah).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectKredituren_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectUtang Piutangen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Terhadap Kreditur dalam Perjanjian Utang Piutang yang Dilakukan Secara Lisan (Studi Putusan Nomor: 03/PDT.G/2010/PN.SKY)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record