• Login
    View Item 
    •   USU-IR Home
    • Faculty of Dentistry
    • Department of Endodontics
    • Master Theses
    • View Item
    •   USU-IR Home
    • Faculty of Dentistry
    • Department of Endodontics
    • Master Theses
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pasta Polishing Restorasi Resin Komposit dari Serbuk Nanopartikel Cangkang Kerang Darah (Anadara Granosa) terhadap Kekasaran Permukaan dan Perlekatan Bakteri Streptococus Mutans pada Pembentukan Biofilm

    The Effect of Composite Resin Restoration Polishing Paste from Blood Clam Shell Nanoparticle Powder (Anadara Granosa) on Surface Roughness and Streptococus Mutans Bacteria Adhesion in Biofilm Formation

    Thumbnail
    View/Open
    Cover (7.156Mb)
    Fulltext (9.776Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fadhilah, Arbi
    Advisor(s)
    Farahanny, Wandania
    Agusnar, Harry
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Kekasaran permukaan bahan restoratif gigi seperti resin komposit berperan penting dalam meningkatkan retensi plak dan risiko pembentukan biofilm, terutama pasca perawatan saluran akar. Serbuk cangkang kerang darah (CKD) merupakan bahan alami kaya kalsium karbonat yang berpotensi digunakan sebagai bahan polishing alternatif yang abrasif sekaligus antibakteri. Tujuan: Menilai efektivitas CKD dalam menurunkan kekasaran permukaan dan menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans, dibandingkan dengan pasta polishing komersil dan tanpa polishing. Metode: Penelitian eksperimental ini melibatkan 27 disk resin komposit yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: CKD, komersil, dan non-pasta. Setiap kelompok diinkubasi dengan S. mutans selama 24, 48, dan 72 jam. Pengukuran kekasaran dilakukan dengan atomic force microscope, dan massa biofilm diukur melalui pewarnaan kristal violet. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan korelasi Spearman. Hasil: Kelompok CKD menunjukkan kekasaran terendah secara konsisten (Ra ± 0,22 µm), serta pembentukan biofilm paling rendah sepanjang waktu inkubasi (72 jam: 0,043±0,001). Terdapat korelasi positif signifikan antara kekasaran permukaan dan kelompok (r = 0.694; p = 0.000), serta antara waktu inkubasi dan jumlah biofilm (r = 0.603; p = 0.001). Hasil GC-MS menunjukkan keberadaan senyawa aktif seperti hexadecanoic acid, methyl ester dan 1-dodecanol, 2-hexyl- yang mendukung efek antibiofilm. Analisis FTIR menunjukkan gugus fungsi –OH, C=O, dan CO₃²⁻ yang relevan terhadap fungsi abrasif dan bioaktif CKD. Kesimpulan: CKD terbukti efektif sebagai bahan polishing yang menurunkan kekasaran permukaan resin dan menghambat pembentukan biofilm, serta berpotensi dikembangkan sebagai bahan restoratif klinis pasca-endodontik yang ramah lingkungan dan ekonomis.
    URI
    https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/111240
    Collections
    • Master Theses [71]

    Repositori Institusi Universitas Sumatera Utara - 2025

    Universitas Sumatera Utara

    Perpustakaan

    Resource Guide

    Katalog Perpustakaan

    Journal Elektronik Berlangganan

    Buku Elektronik Berlangganan

    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of USU-IRCommunities & CollectionsBy Issue DateTitlesAuthorsAdvisorsKeywordsTypesBy Submit DateThis CollectionBy Issue DateTitlesAuthorsAdvisorsKeywordsTypesBy Submit Date

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institusi Universitas Sumatera Utara - 2025

    Universitas Sumatera Utara

    Perpustakaan

    Resource Guide

    Katalog Perpustakaan

    Journal Elektronik Berlangganan

    Buku Elektronik Berlangganan

    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV