Show simple item record

dc.contributor.advisorPrimasari, Ameta
dc.contributor.authorAmanda, Dhea Raihanah
dc.date.accessioned2026-01-05T07:57:26Z
dc.date.available2026-01-05T07:57:26Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/111679
dc.description.abstractStres praekstraksi gigi merupakan bentuk dental anxiety yang sering dialami pasien dan dapat memicu respons fisiologis melalui aktivasi hypothalamic–pituitary–adrenal (HPA) axis dan autonomic nervous system (ANS), yang tercermin dari perubahan kadar kortisol dan α-amilase saliva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kadar kortisol dan α-amilase saliva setelah inhalasi aromaterapi rosemary (Rosmarinus officinalis L.) serta hubungannya dengan tingkat kecemasan pada pasien praekstraksi gigi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 pasien praekstraksi gigi berusia 18–35 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan kadar kortisol dan α-amilase saliva dianalisis menggunakan metode ELISA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan kadar kortisol saliva (p=0,001) dan kadar α-amilase saliva (p=0,040) setelah inhalasi aromaterapi rosemary. Tingkat kecemasan yang lebih tinggi menunjukkan kecenderungan peningkatan kadar kortisol dan α-amilase saliva dan korelasinya melemah setelah inhalasi aromaterapi Rosemary. Dapat disimpulkan bahwa inhalasi aromaterapi rosemary berperan dalam menurunkan respons stres fisiologis, dan tingkat kecemasan berhubungan dengan perubahan kadar kortisol dan α-amilase saliva pada pasien praekstraksi gigi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectstres praekstraksi gigien_US
dc.subjectaromaterapi Rosemaryen_US
dc.subjectkortisol salivaen_US
dc.subjectα-amilase salivaen_US
dc.titlePerbedaan Kadar Kortisol dan α-amilase Saliva Sebelum dan Sesudah Inhalasi Aromaterapi Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) Pada Pasien Praekstraksi Gigien_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nimNIM220600099
dc.identifier.nidnNIDN0011036802
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI#Pendidikan Dokter Gigi
dc.description.pages92 pagesen_US
dc.description.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.subject.sdgsSDGs 3. Good Health And Well Beingen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record