dc.contributor.advisor | Yusuf, Muslim | |
dc.contributor.advisor | Nazruddin | |
dc.contributor.author | Nasution, Salviah Aisyah | |
dc.date.accessioned | 2020-01-22T02:02:34Z | |
dc.date.available | 2020-01-22T02:02:34Z | |
dc.date.issued | 2015 | |
dc.identifier.uri | http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/22945 | |
dc.description.abstract | Debonded of an orthodontic due to occlusal trauma or intentional removal of brachet in order to reposition it to achieve ideal occlusal. Adhesive material failure in orthodontic bracket bonding can lengthen treatment time. Bracket bonding failure will significantly improve the clinical working time, length of treatment and efficiency. Problems that are often encountered in fixed orthodontic treatment is an rebounded brakets. The orthodontis would frequently face rebounded brackets.
The purpose of this study was to determine the effect of 15,30,60 seconds etching time on shear bond strength of rebonding brackets stainless steel.
This study used in vitro experimental methods. The sample was 30 maxillary premolar. The sample etched using phosphoric acid 37% for 30 second according to the manufacture’s intructions. The stainless steel brackets bond then debonded. Shear bond strength were measured using universal testing machine, and the residual adhesives were remove using tungsten carbide bur. The teeth rebounded again with 15,30 and 60 second etching time. Shear bond strength were measured using universal testing machine.
Data results obtained from this study were analyzed with one way anova. The result showed that there was significant difference in shear bond strength (P<0,005) between etching time of rebonding with 15,30, 60 seconds.
The conclusions of this study show that etching time can effect to the shear bond strength of rebounded bracket stainless steel. | en_US |
dc.description.abstract | Braket yang lepas dari gigi dapat disebabkan oleh tekanan pengunyahan atau dilepas untuk direposisi ke posisi yang lebih baik. Kegagalan bahan adhesif pada bonding braket ortodonti dapat memperpanjang waktu perawatan. Kegagalan bonding braket akan secara signifikan meningkatkan waktu kerja klinis, lama perawatan dan efisiensi. Permasalahan yang sering dihadapi pada perawatan ortodonti cekat adalah lepasnya braket. Ortodontis akan sering disibukkan dengan proses pemasangan ulang (rebonding) braket yang lepas.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lamanya waktu pengasaman15, 30 dan 60 detik terhadap shear bond strength dari rebonding braket stainless steel.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan secara in vitro. Sampel yang digunakan berjumlah 30 gigi premolar rahang atas. Permukaan enamel gigi dietsa dengan phosphoric acid 37% 30 detik sesuai dengan petunjuk pabrik. Braket stainless steel dipasang ke gigi premolar kemudian dilepaskan dan di ukur shear bond strength dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Pembuangan sisa adhesif dibersihkan menggunakan bur tungsten carbide. Setelah itu braket direbonding dengan perbedaan waktu pengasaman selama 15, 30 dan 60 detik kemudian dilepaskan kembali dan di ukur shear bond strength dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Hasil didapatkan dari penelitian ini dianalisis menggunakan anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara shear bond strength (P>0,005) braket setelah rebonding dengan lama pengasaman 15, 30 dan 60 detik.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh lamanya pengasaman pengaruh terhadap shear bond strength dari rebonding braket stainless steel. | en_US |
dc.language.iso | id | en_US |
dc.publisher | Universitas Sumatera Utara | en_US |
dc.subject | Waktu Etsa | en_US |
dc.subject | Rebonding | en_US |
dc.subject | Shear Bond Strength | en_US |
dc.subject | Braket Stainless Steel | en_US |
dc.title | Pengaruh Lamanya Waktu Pengasaman Terhadap Shear Bond Strength dari Rebonding Braket Stainless Steel (In Vitro) | en_US |
dc.type | Thesis | en_US |
dc.identifier.nim | NIM097160003 | |
dc.description.pages | 56 Halaman | en_US |
dc.description.type | Tesis Magister | en_US |