Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Tugas Pemerintahan Desa di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara
View/ Open
Date
2009Author
Sitorus, Risma
Advisor(s)
Rismayani
Syahyunan
Metadata
Show full item recordAbstract
The rural area development is inseparable from the role of all rural society, so that the capability of a village’s leader as the head of the village government must be able to the rrun the main duties to lead and to coorddinato ruralgovernment’s develop the society and also the rural area’s economi. The society contends that the village government gives a bad service, and a difficult procedure for them The problem identification fro this research are: a) how far the education, training, motivation, and working experience factors influence the capability of the village’s leader in running the rural government activity in Kabupaten Toba Samosir, North Sumatera? b) how is capability of the village’s leader before and after the area’s separation in Kabupaten Toba Samosir . The theory research is the human resource management theory factors which influence employees education, motivation, and working experience. This research methodology case study, quantitative descriptive, and exlanatory research. The data collection is interview, questionnaires, and documentation study. Analysis is used the multiple linier regression model, and McNemar test. The population is all the village’s leader in Kabupaten Toba Samosir in 14 (fourteen) districts which consist of 179 (one Hundred seventeen nine) persons. The conclusions are : 1) simultaneously education, trainig, motivation, and working experience significantly influence to the capability of the village’s leader I running the rural government activity in Kabupaten Toba Samosir, North Sumatera Partially working experience, and motivation significantly influence the capability of village’s leader in running the rural government activity in Kabupaten Toba Samosir, North Sumatera, 2) there is a difference in the capability of the village’s leaders before and ofter area’s separation in Kabupaten Toba Samosir, North Sumatera. Pembangunan wilayah pedesaan tidak terlepas dari peran serta dari seluruh masyarakat pedesaan, sehingga kinerja seorang kepala desa sebagai kepala pemerintahan desa harus dapat menjalankan tugas pokok memimpin dan mengkoordinasikan pemerintah desa dalam melaksanakan sebagian urusan rumah tangga desa, melakukan pembinaan dan pembangunan masyarakat dan membinaruh perekonomian desa. Namun dalam kenyataannya menunjukkan bahwa penilaian kinerja kepala desa oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan serba lamban, lambat dan berbelit-belit serta formalitas. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : a) sejauh mana faktor pendidikan , pelatihan, motivasi, dan pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja kepala desa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara? b) Bagaimana kinerja kepala desa sebelum dan sesudah terjadinya pemekaran wilayah di Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara? Hipotesis penelitian adalah : a) Faktor pendidikan, pelatihan, motivasi, dan pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja kepala desa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara, b) Ada perbedaan kinerja kepala desa sebelum dan sesudah terjadinya pemekaran wilayah di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai, yaitu pendidikan, pelatiihan, motivasi, dan pengalaman kerja. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan studi kasus, jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dan sifat penelitiannya adalah penjelasan (explanatory). Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, daftar pertanyaan, dan studi dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah regresi linear linear berganda dan McNemar Test. Populasi adalah seluruh kepala desa di Kabupaten Toba Samosir yang tersebar di 14 (empat belas) kecamatan sebanyak 179 orang kepala desa. Penetuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel ebanyak 64 orang kepala desa. Kesimpulan penelitian adalah 1) Secara serempak pendidikan, pelatihan, motivasi, dan pengalaman kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja kepala desa dalam pelaksanakan tugas pemerintahan desa di Kecamatan Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara, dan secara parsial pengalaman kerja, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja kepala desa dalam pelaksaan tugas pemerintahan desa di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara, 2) Ada perbedaan kinerja kepala desa sebelum dan sesudah terjadinya pemekaran wilayah di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara.
Collections
- Master Theses [1243]
