Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Ade Fatma
dc.contributor.advisorSilalahi, Amlys S
dc.contributor.authorSiregar, Ailando
dc.date.accessioned2021-09-06T09:33:21Z
dc.date.available2021-09-06T09:33:21Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/42356
dc.description.abstractIncreasing of stock four p’s always become main attention every investor in comparison with dividend payment done by emiten, because level of return which obtained from stock price change, can give very high earnings yield, and can take place every moment. Though manifestly enable investor cupula can experience hit risk ( capital loss) at the (time) of doing transaction in stock market. If pay attention to upside of lowering of stock four p’s influenced by economic fundamental and corporation fundamental factors, and also directly will influence upside of lowering of corporation worth, hence stock market value excelsior will show manifestly that corporation ( emiten) the would progressively healthy. Progressively healthy a[n corporation, excelsior corporation stock market value would in market. Potency analysis of bankcruptcy of Altman, is one of specific and circumstantial analyzer for measuring level of bankcruptcy opportunity and health a[n corporation. As according to approach of fundamental analysis, if known level of bankcruptcy opportunity and health a[n corporation, ought to will give influence at stock four p’s in stock market. formulation of This research internal issue is how potency influence of bankcruptcy of Altman to movement of open manufacturing business stock four p’s in Indonesia Stock Exchange? Research hypothesis is potency of bankcruptcy of Altman have an effect on to movement of open manufacturing business stock four p’s in Indonesia Stock Exchange. Theory which applied in this research is Monetary Management theory and Investment, specially related to Potency Bankcruptcy Of Altman ( Z-Score), and Stock four p’s. Research method in this research is with approach of case study, research type is quantitative descriptive, and nature of the research is explanation ( explanatory). Data collecting method studied by documentation. Data source and type is secondary data which obtained through Indonesia Capital Directory. Data analysis model which applied is simple linear regression analysis. Population is all inscribed open manufacturing business in Indonesia Stock Exchange [so/till] year 2006 a number of 168 emiten.Teknik applied by samplings purposive researchs samples and samplings a number of 116 emiten. Research earnings yield indicate that 1) Potency of bankcruptcy of Altman have an effect on hardly signifikan to movement of open manufacturing business stock four p’s in Indonesia Stock Exchange. This thing mean that potency of bankcruptcy of Alman ( Z-Score) hardly determine once to movement of open manufacture stock four p’s in Indonesia Stock Exchange, and 2) Ability of various independent variable, what in this case is potency of bankcruptcy of Altman which measured with Z-Score to various dependent variables, that is movement of stock four p’s is equal to 11,2%. This means that there are other factor ( other variable) equal to 88,8% influencing movement of stock four p’s in Indonesia Stock Exchange.en_US
dc.description.abstractPeningkatan harga saham senantiasa menjadi perhatian utama setiap investor jika dibandingkan dengan pembayaran dividen yang dilakukan oleh emiten, karena tingkat return yang diperoleh dari perubahan harga saham, mampu memberikan hasil yang sangat tinggi, dan dapat berlangsung setiap saat. Meskipun secara nyata memungkinkan pula investor dapat mengalami risiko kerugian (capital loss) pada saat melakukan transaksi di pasar modal. Jika diperhatikan naik turunnya harga saham dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental perusahaan dan fundamental ekonomi, serta secara langsung akan mempengaruhi naik turunnya nilai perusahaan, maka semakin tinggi nilai pasar saham akan menunjukkan secara nyata bahwa perusahaan (emiten) yang bersangkutan akan semakin sehat. Semakin sehat suatu perusahaan, nilai pasar saham perusahaan akan semakin tinggi di pasar. Analisis potensi kebangkrutan Altman, merupakan salah satu alat analisis yang mendalam dan spesifik untuk mengukur tingkat kesehatan dan peluang kebangkrutan suatu perusahaan. Sesuai dengan pendekatan analisis fundamental, jika diketahui tingkat kesehatan dan peluang kebangkrutan suatu perusahaan, seharusnya akan memberikan pengaruh pada harga saham di pasar modal. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh potensi kebangkrutan Altman terhadap pergerakan harga saham perusahaan manufaktur terbuka di Bursa Efek Indonesia? Hipotesis penelitian adalah potensi kebangkrutan Altman berpengaruh terhadap pergerakan harga saham perusahaan manufaktur terbuka di Bursa Efek Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Manajemen Keuangan dan Investasi, khususnya yang berkaitan dengan Potensi Kebangkrutan Altman (Z-Score), dan Harga Saham. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan studi kasus, jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dan sifat penelitiannya adalah penjelasan (explanatory). Metode pengumpulan data dilakukan studi dokumentasi. Jenis dan sumber data adalah data sekunder yang diperoleh melalui Indonesia Capital Directory. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Populasi adalah seluruh perusahaan manufaktur terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia hingga tahun 2006 sejumlah 168 emiten.Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dan sampel penelitian sejumlah 116 emiten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Potensi kebangkrutan Altman berpengaruh sangat signifikan terhadap pergerakan harga saham perusahaan manufaktur terbuka di Bursa Efek Indonesia. Hal ini berarti bahwa potensi kebangkrutan Alman (Z-Score) sangat menentukan sekali terhadap pergerakan harga saham manufaktur terbuka di Bursa Efek Indonesia, dan 2) Kemampuan variasi variabel bebas, yang dalam hal ini adalah potensi kebangkrutan Altman yang diukur dengan Z-Score terhadap variasi variabel terikat, yaitu pergerakan harga saham adalah sebesar 11,2%. Ini berarti bahwa terdapat faktor lain (variabel lainnya) sebesar 88,8% yang mempengaruhi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.titlePengaruh Potensi Kebangkrutan Altman Terhadap Pergerakan Harga Saham Perusahaan Manufaktur Terbuka di Bursa Efek Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nimNIM047019001
dc.description.pages78 Halamanen_US
dc.description.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record