Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Nasabah untuk Memiliki Tabungan Umat pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Medan
Abstract
Under the legislation UU No.10/1998 about Syari'ah banking which applied Syariah principles as a banking System in Indonesia. Bank Muamalat Indonesia (BMI) had a great opportunity to expand its business in "halal" way and also productive for its comsumers. However, "Tabungan Ummat" did not generate yet lot of consumer interest, as indicated by its small market share compared with conventional bank. In addition, BMI faced facts how to keep a good quality offinancial and giving high yield in competitive way. The lack of branches for syariah banking, the higher interest rate of conventional bank, unqualified human resources and a little understanding of figh muamalah. Because of these factors, BMI has to decide to undertake marketing mix as a tool to attract the consumers interest. The objective of the research is to find out and analyze the effect of marketing mix that consist of product, prices, promotion, location, people and consumer service to depositor decision at Bank Muamalat Indonesia (BMI) Medan Branch. The techniques used for primary data collection is Questionnaires, interviews, and documentation study. The sample size is 97 respondents. The research type is explanatory research which is supported by survey methode and quantitative descriptive approach. The variables are measured by rating scale. The metode of analysis used is Multiple Regression and Supported by SPSS ver.2.0. F-test, t-test and R2 in order to explain the effect of independent variables of dependent variables at the coefficient level 95% (? = 5%). The Result Shows that there is a Significant influence marketing mix to the depositors decision Simultaneously, there is a significant effect of product, price, location, people, and partially. The dominant variables which influence to depositor decusion are profit sharing (93,0%) and Service (89,6%). Meanwhile, the variable for promotion and process are not significant to deposito decision in BMI. The coefficient Determination (R2) shows that the variated in independent variables can explain the dependent variable as 47,9 %. Hadirnya UU No.10/1998, tentang perbankan syariah yang menerapkan prinsip syariah sebagai salah satu sistem perbankan Indonesia, kesempatan emas bagi BMI (Bank Muamalat Indonesia) memperluas ekspansi bisnisnya secara halal dan produktif bagi kepentingan Ummat. Namun produk tabungan ummat belum juga banyak diminati masyarakat. Terbukti dengan masih kecilnya pangsa pasar dibandingkan seluruh bank Disamping itu BMI dihadapkan pada persoalan bagaimana menjaga kualitas pembiayaan yang sehat dan memberikan yield yang tinggi kepada nasabah secara kompetitif dan mampu bersaing dengan bank lain. Masih terbatasnya jaringan kantor bank syariah disamping suku bunga bank konvensional yang tinggi serta kualitas Sumber Daya Manusia yang rendah, pemahaman tentang bankir dan fiqh muamalah yang tidak memadai. Oleh karena itu bank Muamalat Indonesia Cabang Medan harus menerapkan bauran pemasaran (marketing mix)sebagai alat (tools) untuk menarik minat masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang berdiri dari produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan pelayanan (customer service) terhadap keputusan nasabah untuk memiliki tabungan ummat pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Medan. Teori yang digunakan sehubungan dengan bauran pemasaran jasa adalah teori manajemen pemasaran dan pemasaran jasa yang berkaitan dengan bauran pemasaran dan perilaku konsumen yang berkenaan dengan keputusan konsumen. Teknik Pengumpulan data primer dengan wawancara, daftar pertanyaan dan studi dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 responden. Sifat penelitian adalah explanatory yang didukung oleh metode survey, pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif, dimana variabel yang diteliti diukur dengan rating scale. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS ver.12.0. Uji F, uji 1, dan R2 dimaksud untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel independen pada tingkat kepercayaan (confidence interval) 95% atau ? = 5%. Hasil pengujian uji simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara bauran pemasaran jasa terhadap keputusan menabung. Sedangkan uji parsial terdapat pengaruh yang signifikan terhadap produk, harga, lokasi, orang dan pelayanan. Variabel yang paling dominan berpengaruh adalah harga (bagi hasil) (93,0%) dan pelayanan (89,6%). Sementara variabel promosi dan proses tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di BMI Cabang Medan. Pada Determinan (R2) menunjukkan variabel bebas yang diteliti mampu menjelaskan variasi variabel terikat sebesar 47,9%. Sisanya sebesar 52,1% dijelaskan oleh variabel lain yang belum diteliti.
Collections
- Master Theses [1243]
