Studi Daya Serap Film Kitosan–Mikrokristal Selulosa Alang–Alang (Imperata Cylindrica) sebagai Adsorben Logam Kadmium (CD) Menggunakan Metode Adsorpsi–Filtrasi Kolom
View/ Open
Date
2015Author
Siagian, Hartika Samgrace
Advisor(s)
Nasution, Darwin Yunus
Surbakti, Ribu
Metadata
Show full item recordAbstract
There has been a research about microcrystalline cellulose utilization of
reeds (Imperata cylindrica) as filler in chitosan films to reduce levels of metal
cadmium (Cd) by using filtration-adsorption column method. Microcrystalline
cellulose (MCC) is added to chitosan films fluid with mass variation of 0.1 g; 0.2 g;
0.3 g. This study is divided into two steps: the first is the manufacture of
microcrystalline cellulose (MCC) of reed stems were digested with 17.5% NaOH
produce α-cellulose then hydrolyzed with 2.5 N HCl produces microcrystalline
cellulose (MCC). Microcrystalline cellulose particle size analysis with a PSA of
82.278 μm.. The second is the manufacture of chitosans films and MCC. The best
mechanical properties testing occurred on chitosan films with the addition of 0.3 g of
microcrystalline cellulose (MCC) with a film thickness of 0.24 mm and a tensile
strength test value of 10.409 MPa. The analysis results of the film samples as
cadmium metal adsorbent showed that chitosan films with the addition of 0.3 g of
microcrystalline cellulose (MCC) results in improvement of absorption of the metal
cadmium (Cd) highest at 79.519% compared to chitosan films without the addition of
MCC. This result is supported by the results of SEM analysis showed the films look
that microcrystalline cellulose (MCC) is spread evenly. The TGA analysis results of
chitosan-MCC films showed that the films of chitosan-MCC has better thermal than
chitosan and microcrystalline cellulose (MCC). Telah dilakukan penelitian pemanfaatan mikrokristal selulosa dari alang-alang
(Imperata cylindrica) sebagai bahan pengisi (filler) dalam film kitosan untuk
menurunkan kadar logam kadmium (Cd) menggunakan metode filtrasi-adsorpsi
kolom. Mikrokristal selulosa (MCC) yang ditambahkan ke dalam larutan film kitosan
dengan variasi massa 0,1 g; 0,2 g; 0,3 g. Penelitian ini terbagi menjadi dua tahap
yaitu tahap pertama adalah pembuatan MCC dari batang alang-alang yang didigesti
dengan NaOH 17,5% menghasilkan α-selulosa kemudian dihidrolisis dengan HCl 2,5
N menghasilkan MCC. Analisis ukuran partikel selulosa mikrokristal dengan PSA
sebesar 82,278 μm. Tahap kedua adalah pembuatan film kitosan-MCC. Pengujian
sifat mekanik terbaik terjadi pada film kitosan dengan penambahan 0,3 g MCC
dengan ketebalan film sebesar 0,24 mm dan nilai uji kuat tarik sebesar 10,409 MPa.
Hasil analisis sampel film sebagai adsorben logam kadmium menunjukkan bahwa
film kitosan dengan penambahan 0,3 g MCC menghasilkan peningkatan daya serap
logam kadmium (Cd) paling tinggi yaitu sebesar 79,519% dibandingkan film kitosan
tanpa penambahan MCC. Hasil ini didukung oleh hasil analisis SEM menunjukkan
bahwa di dalam film terlihat bahwa MCC tersebar merata.. Hasil analisis TGA film
kitosan-MCC menunjukkan bahwa film kitosan-MCC memiliki termal yang lebih
baik daripada kitosan dan MCC.
Collections
- Master Theses [374]