Show simple item record

dc.contributor.advisorAbsah, Yeni
dc.contributor.advisorNaria, Evi
dc.contributor.authorHarahap, Liswati
dc.date.accessioned2021-09-13T02:20:21Z
dc.date.available2021-09-13T02:20:21Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/43033
dc.description.abstractChikungunya is a disease cause by Chikungunya virus originated from Africa. In the province of Nanggroe Aceh Darussalam the case of Chikungunya appeared in 2000 and spread to Aceh Timur District in 2009 with extraordinary 4403 cases for 8 months (April – November 2009). Chikungunya cases then spread in all of the subdistricts of Aceh Timur District, the most of them (1493 cases) were found in Nurus Salam Puskesmas (Community Health Center), and the least cases (32 cases) were found in Sungai Raya Puskesmas. The purpose of this study was to analyze the influence of knowledge, facility, and infrastructure and the support of health workers on the prevention of Chikungunya using the method of mosquito breeding site eradication by heads of families. This study was conducted in the working area of Nurus Salam Puskesmas with the population of 3981 heads of families and 217 of them were selected to be the samples for this study. The primary data for this study were obtained through questionnaire-based interviews. The data obtained were analyzed through logistic regression test. The result of logistic regression test showed that the variables of knowledge, attitude and the role of health workers on the eradication of Chikungunya mosquito breeding site using the method of mosquito breeding site eradication. And the most dominant variable was the role of health workers. The management of Aceh Timur District Health Service is suggested to activate the Chikungunya Operational Working Group by involving the education sector (schools, universities), youth organization (karang taruna), social organization (PKK, Dharma Wanita), community leaders and religious leaders and to increase community participation by establishing the cadres recruited from the community members themselves to eradicate the mosquito breeding sites such as doing a survey on larvae, distributing abate, and doing the other mosquito breeding site eradication activities.en_US
dc.description.abstractChikungunya merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus Chikungunya (CHIKV) yang berasal dari benua Afrika. Di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD) kasus chikungunya terjadi pada tahun 2000, dan menyebar ke daerah Kabupaten Aceh Timur pada tahun 2009 dengan kejadian luar biasa yakni terdapat 4403 kasus selama 8 bulan (April – November 2009). Kasus chikungunya menyebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Timur, dengan kasus terbanyak terdapat di Puskesmas Nurus Salam yakni sebanyak 1493 kasus, dan paling sedikit terdapat di Puskesmas Sungai Raya sebanyak 32 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana serta dukungan petugas kesehatan terhadap pencegahan penyakit Chikungunya dengan metode pemberantasan sarang nyamuk (PSN) oleh kepala keluarga. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Nurus Salam dengan jumlah populasi sebanyak 3981 KK dan yang dijadikan sampel sebanyak 217 KK. Data primer diperoleh dengan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian dengan uji regresi logistik diperoleh hasil bahwa variabel pengetahuan, sikap dan peran petugas kesehatan berpengaruh terhadap pemberantasan sarang nyamuk chikungunya melalui metode PSN.. Dan yang paling dominan adalah variabel peran petugas kesehatan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur agar mengaktifkan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Chikungunya dengan mengikut sertakan sektor pendidikan (sekolah, universitas), organisasi kepemudaan (karang taruna), organisasi sosial (PKK, Dharma Wanita), tokoh-tokoh baik masyarakat maupun agama. Meningkatkan peranserta masyarakat melalui pembentukan kader-kader pemberantasan sarang nyamuk yang bersumber dari masyarakat, yang bertugas untuk melakukan survei jentik, pembagian abate, dan berbagai kegiatan pemberantasan lainnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectChikungunyaen_US
dc.subjectPSNen_US
dc.titleHubungan Pengetahuan, Sikap, Sarana dan Prasarana serta Dukungan Petugas Kesehatan dengan Pencegahan Penyakit Chikungunya Menggunakan Metode Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh Kepala Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Nurussalam Kabupaten Aceh Timuren_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nimNIM097032143
dc.description.pages104 Halamanen_US
dc.description.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record