Pengaruh Pengetahuan Pria Pasangan Usia Subur Tentang Alat Kontrasepsi Kondom dan Dukungan Sosial Terhadap Partisipasi Pria dalam Keluarga Berencana di Kecamatan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan
View/ Open
Date
2013Author
Harahap, Lumongga Sari
Advisor(s)
Mutiara, Erna
Arma, Abdul Jalil Amri
Metadata
Show full item recordAbstract
Male participation in family planning constitutes healthful and safe participation and behavior for his spouses and families.
This study aimed to analyze the influence of knowledge of male of productive aged couples about condoms as contraception devices and the influence of social support on male participation in family planning at Hutaimbaru Subdistrict, Padangsidimpuan City. This study was a survey, using cross sectional approach. The population was 1,334 male of productive aged couples registered and lived with their wives and had one to three children at Hutaimbaru Subdistrict, Padangsidimpuan City, in 2012. One hundred and twenty one (121) of them were taken as the samples, using simple random sampling technique. The data were analyzed by using Chi Square and multiple logistic regression.
The result showed that male of productive aged couples with good knowledge about condoms as contraception devices had a five times greater possibility to participate in family planning than that of with poor knowledge. Male of productive aged couples who got social support had 21 times greater possibility to participate in family planning than male who did not get social support. The variable of knowledge and social support possibly influenced male participation in family planning was 81.8%.
It is recommended that the socialization through counseling and discussion performed by Women Empowerment and Family Planning Board at Padangsidimpuan City, especially at Hutaimbaru Subdistrict, should increase knowledge and awareness of male of productive aged couples to participate in family planning. Partisipasi pria dalam program keluarga berencana merupakan keterlibatan dan kesertaan berperilaku yang sehat dan aman bagi pasangannya maupun keluarganya. Menurut Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Padangsidimpuan pencapaian peserta keluarga berencana pria di Kecamatan Hutaimbaru sebesar 2,8% masih di bawah target yang diharapkan program Pembangunan Nasional adalah 5%.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan pria pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi kondom dan dukungan sosial terhadap partisipasi pria dalam keluarga berencana di Kecamatan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah jumlah seluruh pria pasangan usia subur yang terdaftar dan tinggal bersama istri serta memiliki anak satu sampai tiga orang di Kecamatan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan tahun 2011 sebanyak 1.334 orang. Sampel berjumlah 121 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data dengan Chi Square dan Regresi Logistik Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria pasangan usia subur yang berpengetahuan baik tentang alat kontrasepsi kondom kemungkinan untuk berpartisipasi dalam keluarga berencana sebesar 5 kali lebih besar dibandingkan dengan pria pasangan usia subur yang berpengetahuan kurang. Pria pasangan subur yang mendapat dukungan sosial berpeluang untuk berpartisipasi dalam keluarga berencana sebesar 21 kali dibandingkan dengan pria yang kurang mendapat dukungan sosial. Variabel pengetahuan pria dan dukungan sosial bisa menjelaskan pengaruhnya terhadap partisipasi pria dalam keluarga berencana sebesar 81,8%.
Disarankan perlu sosialisasi melalui penyuluhan, ceramah yang dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana Kota Padangsidimpuan khususnya di Kecamatan Hutaimbaru agar meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pria pasangan usia subur untuk berpartisipasi dalam keluarga berencana.
Collections
- Master Theses [2435]
