Show simple item record

dc.contributor.advisorJuanita
dc.contributor.advisorKeloko, Alam Bakti
dc.contributor.authorRisnawati, Reni
dc.date.accessioned2021-09-13T07:28:16Z
dc.date.available2021-09-13T07:28:16Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/43133
dc.description.abstractHealth development is not only focused on its quantity but also on its improved quality, especially the health service quality. One of the health services in a hospital is hemodialysis. The objective of dieting in terminal kidney failure patients who conduct hemodialysis therapy is to forestall nutrition deficiency and to maintain and improve nutrition status in order that they can do normal activities, to maintain the balance of fluid and electrolyte, and to keep metabolism waste product from being excessive. The result of the interviews and observation in the Hemodialysis Unit of RSUP H. Adam Malik, Medan, showed that 65% of the patients lacked of knowledge so that they used to ask about suggested, prohibited, and high protein food, and 30% of them did not comply with the suggested diet. Their lack of knowledge and disobedience was assumed as the lack of health promotion by health care providers. The objective of the research was to analyze the influence of health promotion on patients' compliance in conducting dieting therapy in the Hemodialysis Unit of RSUP H. Adam Malik, Medan. The research was an analytic survey with cross sectional design. The population was 88 patients who conducted hemodialysis therapy in RSUP H. Adam Malik, Medan, and all of them were used as the samples, using total sampling technique. The data were analyzed by using univatriate analysis, bivatriate analysis with chi square test, and multivatriate analysis with multiple logistic regression analysis. The result of the research showed that, statistically, the materials, media, and method of health promotion had the influence on the compliance in conducting dieting therapy in the Hemodialysis Unit of RSUP H. Adam Malik, Medan, in 2015. The result of multiple logistic regression analysis showed that the factor which had the most significant influence on the compliance in conducting dieting therapy health promotion method (Exp. ft = 3.52). It is suggested that the hospital management increase health promotion materials such as TV spots and leaflets about compliance in conducting dieting therapy for hemodialysis patients. It is also recommended that they increase health promotion method in order to change patients' behavior in complying with dieting therapy, especially in hemodialysis patients.en_US
dc.description.abstractPembangunan kesehatan tidak hanya difokuskan pada segi kuantitas saja, namun segi kualitas juga harus ditingkatkan, terutama kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu pelayanan yang ada di rumah sakit adalah haemodialisa. Tujuan diet pada pasien gagal ginjal terminal yang melakukan terapi hemodialisa adalah untuk mencegah defisiensi gizi serta mempertahankan dan memperbaiki status gizi, agar pasien dapat melakukan aktivitas normal, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan menjaga akumulasi produk sisa metabolisme tidak berlebihan. Dari hasil wawancara dan observasi di Instalasi Hemodialisa RSUP H. Adam Malik Medan terdapat sekitar 65% pasien dengan pengetahuan yang kurang, sehingga pasien sering bertanya tentang makanan yang dianjurkan, makanan yang tidak diperbolehkan dan makanan yang berprotein tinggi. Terdapat sekitar 30% pasien tidak mematuhi diet yang dianjurkan. Kurangnya pengetahuan dan ketidakpatuhan pasien ini diasumsikan karena kurang optimalnya promosi kesehatan yang dilakukakan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan terapi diet di unit hemodialisa RSUP H. Adam Malik Medan. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien yang menggunakan layanan hemodialisa di RSUP H. Adam Malik Medan berjumlah 88 orang. Sampel penelitian ini mengunakan metode total sampling yang berjumlah 88 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan materi promosi kesehatan, media promosi kesehatan, dan metode promosi kesehatan berpengaruh terhadap kepatuhan dalam menjalankan terapi diet di unit hemodialisa RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2015. Hasil uji regresi logistik berganda diketahui metode promosi kesehatan adalah faktor yang paling berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan dalam menjalankan terapi diet (Exp B=3,52). Disarankan kepada Rumah Sakit meningkatkan sarana promosi seperti materi promosi kesehatan, alat Media Promosi Kesehatan yang berbentuk seperti Spot TV, leaflet khusus tentang kepatuhan dalam menjalankan terapi diet pada pasien hemodialisa. Kepada Rumah Sakit disarankan meningkatkan metode promosi kesehatan yang dapat mengubah prilaku pasien untuk mematuhi terapi diet khusus tentang kepatuhan dalam menjalankan terapi diet pada pasien hemodialisa.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectHealth Promotion,en_US
dc.subjectCompliance,en_US
dc.subjectHemodialysisen_US
dc.titlePengaruh Promosi Kesehatan terhadap Kepatuhan Pasien dalam Menjalankan Terapi Diet di Unit Hemodialisa RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2015en_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nimNIM137032220
dc.description.pages112 Halamanen_US
dc.description.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record