Show simple item record

dc.contributor.advisorMutiara, Erna
dc.contributor.advisorRusda, Muhammad
dc.contributor.authorDamanik, Sumarni Br.
dc.date.accessioned2021-09-15T04:21:06Z
dc.date.available2021-09-15T04:21:06Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/43364
dc.description.abstractAn intrauterine device (IUD) is a contraception inserted through the cervix and placed in the uterus. The use of IUD tends to decline from time to time. It is seen from the less number of new IUD acceptors over time and about 12% of IUD acceptors have stopped using IUD due to side effects reason. The research was descriptive analytical study with cross-sectional approach. The population were Family Planning acceptors using IUD from 2007 and discotinuated in 2012 registered in Patumbak Health Center, Deli Serdang District, and ninety nine of them were selected as the samples. The data were analyzed through multiple logistic regression test. The result of this study showed that 63.6% of` the mothers in fertile age couples had the length of IUD discontinuation >12 months, and 36.4% of them had ≤ 12 months. Knowledge, attitude, perception, side effect, desiring another child, and role of health personnels had influence on the length of IUD discontinuation in the working area of Patumbak Health Center. Side effect was the most influencing variable on the length of IUD discontinuation (B coefficient =1.657). The management of Patumbak Health Center is suggested to improve the Education, Information and Communication (EIC) service through socialization of IUD as an effective and efficient long term contraception (use for 8 years). Family planning personnel visit directly by doing approach to the mothers in fertile age couple mostly, assess the problem and help in decision-making so they can change the negative attitudes and perception about the IUD and improve mother’s knowledge.en_US
dc.description.abstractAlat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan kontrasepsi yang dimasukkan melalui serviks dan dipasang di dalam uterus. Pemakaian metode AKDR cenderung menurun dari waktu ke waktu. Hal ini terlihat dari sedikitnya pertambahan jumlah akseptor AKDR baru dari tahun ke tahun. Sekitar 12% peserta AKDR berhenti menggunakan AKDR dengan alasan karena efek samping. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi adalah seluruh akseptor KB AKDR yang memakai mulai tahun 2007 dan drop out tahun 2012, yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Patumbak Kabupaten Deli Serdang dan sampel berjumlah 99 orang. Analisis data dengan Chi Square dan Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu pasangan usia subur yang lama ketidaklangsungan pemakaian AKDRnya >12 bulan sebanyak 63,6% dan yang lama ketidaklangsungan pemakaian ≤12 bulan sebanyak 36,4%. Ada pengaruh pengetahuan, sikap, persepsi, efek samping, ingin punya anak lagi, dan peran petugas kesehatan terhadap lama ketidaklangsungan pemakaian AKDR di wilayah kerja Puskesmas Patumbak. Variabel yang paling berpengaruh terhadap lama ketidaklangsungan pemakaian AKDR adalah efek samping dengan nilai koefisien B = 1,657. Diharapkan pihak Puskesmas Patumbak untuk meningkatkan pelayanan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) melalui sosialisasi program KB AKDR sebagai alat kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan efisien (pemakaian selama 8 tahun). Petugas keluarga berencana untuk turun langsung melakukan pendekatan pada ibu dengan frekuensi yang lebih sering, menilai permasalahan dan membantu di dalam pengambilan keputusan sehingga mampu mengubah sikap dan persepsi negatif ibu tentang AKDR serta meningkatkan pengetahuan ibu.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPengetahuanen_US
dc.subjectSikapen_US
dc.subjectPersepsien_US
dc.subjectEfek Sampingen_US
dc.subjectIngin Punya Anak Lagien_US
dc.subjectPeran Petugas Kesehatanen_US
dc.subjectLama Ketidaklangsungan Pemakaian AKDRen_US
dc.titleFaktor-Faktor yang Memengaruhi Lama Ketidaklangsungan Pemakaian Alat Kontrasepsi dalam Rahim (Akdr) pada Ibu Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Patumbak Tahun 2013en_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nimNIM117032208
dc.description.pages143 Halamanen_US
dc.description.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record