Makna Kontekstual Perubahan Kata نزل /Nazala/ dalam Al-Qur`An Al-Karim
View/ Open
Date
2017Author
Angkat, Rapita
Advisor(s)
Nasution, Khairina
Metadata
Show full item recordAbstract
ini membahas tentang makna kontekstual kata نزل /nazala/ dan perubahannya dalam Al-Quran. Makna kontekstual adalah makna sebuah leksem atau kata yang berada di dalam satu konteks. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode analisis deskriptif yang bertujuan membuat deskripsi secara sistematis dan akurat mengenai data yang diteliti. Penulis berpedoman kepada pendapat Chaer mengenai teori makna leksikal dan kontekstual. Metode penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Data primer bersumber dari Al-Quran Al-Karim dan terjemahan Departemen Agama RI Yasmina (2009) dan Quran Player. 2005. Versi 2.0.1.0 Hak Cipta Milik Perusahaan Perangkat Lunak “Wawan sjachriyanto”. Adapun hasil dari penelitian ini adalah : Makna konteks wahyukan terdapat pada surah Al- Baqarah ayat 23, Makna konteks timpakan terdapat pada surah Al-Baqarah ayat 59 dan Al-Ankabut ayat 34, Makna konteks memberikan terdapat pada surah Al-Imran ayat 254, Surah An-Nahl ayat 30, surah Al-A’raf ayat 26, Al-Mukminun ayat 29, Az-Zumar ayat 6, dan Al Fath ayat 26. Makna konteks a ab terdapat pada surah As-Saffat ayat 6 dan A - ariy t ayat 14. Makna konteks penerima tamu terdapat pada surah yusuf ayat 59. Makna konteks tempat tinggal terdapat pada surah Al-Kahfi ayat 102 dan 107. Makna konteks mengutus tedapat pada surah Al-Mukminun ayat 24 dan Al-Hadid ayat 25. Makna konteks tempatkan dan memberi terdapat pada surah Al-Mukminun ayat 29. Makna konteks sebagai pahala terdapat pada surah As-Sajadah ayat 19. Makna konteks hidangan terdapat pada surah Al-Fushilat ayat 32 dan Al-Waqiah ayat 56, 93. Makna konteks berlaku terdapat pada surah At-Talaq ayat 12.
Collections
- Undergraduate Theses [427]
